Category Archives: silakan

1 jendral, 26 prajurit.

Satu Jendral. 26 Prajurit. Kami berjingkat-jingkat di atas rapuhnya rasa, merangkai aksara bersinergi demi makna

Buat saya, “kata” adalah analogi yang sempurna bagi konsep “sinergi”. Ketika satu aksara “y” atau “a” berdiri sendiri, mereka kosong saja, hanya mewakili dirinya sendiri. Namun gabungkan menjadi “ya”, dan seketika menjadi sebuah kata yang menandakan persetujuan.

Maka kini saya mengajak 26 prajurit aksara untuk menari bersama, menerjemahkan hasil olahan sel abu-abu di kepala saya menjadi berbagai konfigurasi.

Silakan disambi menyeruput segelas teh hangat, mungkin juga sepotong pisang goreng.
Anggap rumah sendiri, lalu silakan menari bersama kami. 🙂

-bongkar-

Ketika telah terangkat jangkar,
Terhuyung kapal jadi mainan
Gelombang, surut dan pasang

Wahai nahkoda, tolong perlahan
Jangan terburu, usah tergesa
Berundinglah sejenak bersama bintang

Angin berhembus senantiasa
Berkonspirasi dengan semesta
Mengantar kapal hingga labuhnya

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

-berbenah-

Tadinya kukira semudah itu berpindah rumah. Namun ternyata perlu banyak permisi sana-sini.
Dan toh, ketika antar RT kurang rukun, akhirnya pemilik rumah yang perlu mengalah.

Rumah baru ini, akan banyak penghuni lama : prajurit-prajurit saya dengan berbagai konfigurasi rasa dan makna.
Agar rumah ini nyaman, saya pajang-pajang dahulu berbagai kenangan.
Cuplikan momen masa lalu ketika kami pernah menari bersama.

Silakan disambi menyeruput segelas teh hangat, mungkin juga sepotong pisang goreng.
Anggap rumah sendiri, lalu silakan menari bersama kami.