Daily Archives: December 23, 2009

-26 prajurit. terlena-

Apalagi yang kupunya selain kata,
Sarana tunggal mencapai makna?
Tapi terkadang tak cukup aksara
mencakup, menerjemahkan; rasa…

26 prajurit tanpa daya, terpaku
Seketika bisu saat asa membeku
Perahu ini sekaligus belenggu
Bungkam anganku dan tumpul jiwaku

Semakin tipis sabarku di sandiwara akbar ini.
Aku ini mengejar mimpi, bukan pundi-pundi.
Sudah saatnya berhenti sembunyi,
tegakkan kepala dan berpindah sekoci.

Mari.

-27 Oktober 2009-

Advertisement

-berbenah-

Tadinya kukira semudah itu berpindah rumah. Namun ternyata perlu banyak permisi sana-sini.
Dan toh, ketika antar RT kurang rukun, akhirnya pemilik rumah yang perlu mengalah.

Rumah baru ini, akan banyak penghuni lama : prajurit-prajurit saya dengan berbagai konfigurasi rasa dan makna.
Agar rumah ini nyaman, saya pajang-pajang dahulu berbagai kenangan.
Cuplikan momen masa lalu ketika kami pernah menari bersama.

Silakan disambi menyeruput segelas teh hangat, mungkin juga sepotong pisang goreng.
Anggap rumah sendiri, lalu silakan menari bersama kami.