Monthly Archives: December 2006

-kompromi-

ternyata kata cuma kumpulan aksara
saling bersisian dalam konfigurasinya
tanpa asosiasi dan tanpa makna
tetap tak mampu sampaikan rasa
tetap lumpuh ketika harus salurkan asa

sedari tadi hati dan otakku mencoba susun dua puluh enam aksara yang tersedia supaya bisa sampaikan apa yang kurasa.
tapi rupanya mereka berbeda bahasa.

maaf jika untuk bincang-bincang kali ini aku cuma mampu tawarkan sunyi.
otak dan hatiku belum mampu kompromi.