-maknai hari-

Langkah terasa berat saja dan matahari hanya bisa menatap

Apa katanya ketika seribu langkah telah membekaskan diri di bumi?
Seribu langkah yang minta dimaknai.
Siapa pula yang paling tepat maknai kalau bukan matahari?

Tanah hanya obyek dan kaki cuma subyek.

Tapi matahari kenal tanah ketika belum terlangkahi dan tahu kaki ketika belum pernah melangkah.

Seribu langkah masih menjerit, minta dimaknai sebelum bekasnya tersapu angin.
Sebelum bertambah langkah baru yang (juga) minta dimaknai.

Angin semakin keras tapi belum ada suara.

Hening.

Ternyata petang.
Matahari beranjak pergi temukan maknanya sendiri.

21 Maret 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s