Monthly Archives: November 2005

-hari-

dua puluh empat jam yang selalu penuh
dua puluh empat jam yang bisa jadi keruh
dua puluh empat jam yang utuh
satu hari lagi lewat namun ternyata tidak hanya sekedar berkata permisi
satu kesatuan yang memecah diri jadi serpih-serpih mungil
timbulkan percik sinar di mata…mungkin juga tetes air
hari ini aku disini, besok mungkin tidak
hari ini aku, besok mungkin bukan

20 November 2005

-fatamorgana-

aku terpaku sadari semua cuma nyata di benakku
rasa ini mungkin cuma fatamorgana
dan kamu mungkin cuma satu orang lagi numpang permisi di kisah hidupku
namun biarlah jika memang demikian
untuk apa tangisi bulan yang sabit?
toh sebelumnya pernah purnama

suatu hari nanti semoga yang kuingat janjimu, bukan ingkarannya
suatu hari nanti semoga yang kuingat cinta, bukan kenyataannya